“Mengoperasikan” Web “Design” ?

Sebenarnya topik ini adalah topik lama, yang sudah pernah didiskusikan 2 tahun lalu (tahun 2006), sayang hasil diskusinya menjadi “sia-sia” karena berbenturan dengan “aturan” yang sudah dibuat “tidak dapat diubah lagi”

Apa yang menjadikan saya menulis tentang ini di blog ?

Karena beberapa hari yang lalu, permasalahan ini kembali mencuat, yang dimulai dengan sebuah postingan di milis Dikmenjur yang dapat dilihat disini.

Kalau melihat ke belakang, postingan tersebut pernah dibahas pada tanggal 31 Juli 2006 (isi lengkap postingan silakan klik disini)
Untuk lebih memperkuat, silakan melihat Dokumen Standar Kompetensi Lulusan yang berada pada situs Puskur disini.Nah, apa yang menarik dari tulisan di atas ?

Saya coba melihat dari dokumen Standar Kompetensi Lulusan saja, agar tidak terlalu panjang 🙂

  1. Mampu mengoperasikan Komputer PC
    Nah, ada yang bisa membedakan antara “Komputer” dengan “PC” ?
    Memang kalau dilihat dari terminologi, komputer dapat berarti luas, dan PC sebagai komputer personal adalah salah salah satu jenis dari komputer tersebut. Namun, dalam konteks ini, mengapa tidak menggunakan 1 pengertian saja ? Misalnya “Mampu Mengoperasikan Komputer Personal” atau “Mampu mengoperasikan komputer”
  2. Mampu mengoperasikan sistem operasi software
    Ada yang bisa menunjukkan yang mana sih sistem operasi “software” ? Kalau sistem operasi linux atau windows sih saya tahu 🙂
  3. Mampu mengoperasikan web design
    Nah, ada yang bisa mengoperasikan “desain” web ? Atau mungkin “mendesainkan” operasi web kali yah 😀

Kedengarannya memang sepele, tetapi produk tersebut adalah sebuah produk Hukum dan bersifat standar, karena merupakan sebuah Standar Isi dan Standar kelulusan. Kalau standarnya saja salah, bagaimana isinya yah ???

Sayang, seribu kali sayang, pada tahun 2006, saat saya mengajukan protes terhadap hal ini, dihadang dengan ungkapan “Maaf pak, ini sudah menjadi Peraturan Menteri, dan tidak bisa diubah lagi.”

Saya cuman berpikir, “waduh, hebat benar sebuah peraturan menteri yah, lebih hebat dari UUD 1945. UUD saja bisa diamandemen…”

Mudah-mudahan ada perbaikan dimasa akan datang…

Iklan

8 Responses to “Mengoperasikan” Web “Design” ?

  1. Yudhi Arie Baskoro berkata:

    hmm baru sadar juga nich, emang bisa ya Web Design di operasi , hix hix hix

  2. om_parcom berkata:

    hm…., ya itu…bedanya situs degan tikus……Membleh bin ngaco’….

  3. harisrisi berkata:

    Mentang-mentang Peraturan Menteri walaupun salah g boleh dibetulkan/dikritik ya….
    Menyedihkan…

  4. el-toro berkata:

    lha bolak balik baca SKL baru sadar ada errornya…mungkin masuk ke errata Pak
    semoga bisa cepat diperbaiki SKLnya

  5. Gyl berkata:

    Hah !?

    Masa’ sich ? Ada standar gitu ya ? Mengoperasikan web design !? 😆

    Gak komen deh… eh.. ini udah komen ya ? 😀

  6. hariadhi berkata:

    Sakit emang… Pengen keliatan hi tech tapi jadinya malah konyol.

    Omong-omong daripada anak setingkat SMA daripada dipaksa belajar webdesign kenapa ga sekalian aja diajarin desain atau seninya dulu. Apa takut seni dan desain itu haram, jangan-jangan? hehehehe

  7. Ludi berkata:

    Jadi inget, pernah sholat jum’at di sebuah Masjid di Jakarta,
    mcnya bilang “khotib akan disampaikan oleh…, imam akan dipimpin oleh…, muadzin akan dikumandangkan oleh,..”
    :((

  8. dede berkata:

    webnya bagus tapi masih sedikit kurang lengkap. bolehLahhh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: