Sertifikat Pengadaan

SertifikatAkhirnya, setelah menunggu beberapa bulan, kemarin (rabu, 7 Februari) sertifikat saya tiba di kantor🙂

Sertifikat ini adalah sertifikat keahlian pengadaan nasional yang dikeluarkan oleh Bappenas.

Sebenarnya, sewaktu ikut ujiannya, sama sekali tidak ada persiapan. Cuman memang sudah lama ingin coba-coba saja, karena sejak di LPMP saya sudah ikut beberapa kali pelelangan. Juga sewaktu di PKLN, juga ikut beberapa kali pekerjaan pelelangan.

Nah, sebenarnya apa sih sertifikat pengadaan itu ?

Pada institusi pemerintah, pengadaan barang dan jasa tidak dapat dilakukan seenaknya. Tetapi harus tunduk pada peraturan yang berlaku. Dalam hal ini adalah Keputusan Presiden (Keppres) No. 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada instansi pemerintah serta semua perubahannya.

Di dalam Keppres tersebut diatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa serta tahapan-tahapannya.

Dalam pelaksanaan pengadaan barang, tidak semua orang diperbolehkan untuk menjadi panitia lelang/pengadaan. Orang-orang yang duduk dalam kepanitiaan harus memiliki sertifikat sebagai ahli pengadaan atau minimal pernah mengikuti pelatihan pengadaan barang dan jasa.

Karena cukup tertarik dengan bidang ini, akhirnya saya mengikuti ujian pengadaan tersebut.

Kisahnya cukup unik juga, karena informasi mengenai adanya ujian sertifikasi saya terima 2 hari sebelum pelaksanaan ujian. Ujian dilaksanakan hari Jumat, pada hari rabu baru saya ketahui, dan hari kamis mendaftar untuk mengikuti ujiannya.

Yang lebih parah, rupanya ujian tersebut tidak hanya ujian, namun didahului dengan pelatihan yang sudah dimulai pada hari senin. Maka sukseslah saya melongo sendirian di tengah-tengah ratusan orang di hari kamis tersebut🙂

Pada hari jumat, satu musibah lainnya terjadi. Yaitu saya lupa membawa buku Kepres No. 80 itu, padahal sebelumnya sudah diniatkan akan membaca-baca sedikit materi dalam perjalanan menuju lokasi ujian dan pada pagi hari sebelum ujian.

Namun, kembali lagi dengan semangat “anda pasti bisa jika anda pikir bisa”, saya mengerjakan ujian yang diberikan.

Kalau dilihat sepintas, materi dan soal yang diberikan cukup mudah. Namun, hampir semua soal penuh dengan tipuan. Malah di beberapa soal yang cukup panjang, pertanyaan yang diberikan hanya berada pada 5 kata terakhir. Soal pendahuluannya hanyalah pengecoh. Memang saya yakin, akan sulit bagi orang yang hanya mengandalkan teori saja untuk ikut ujian ini. Karena banyak juga yang berdasar kepada pengalaman sehari-hari dalam hal pengadaan barang dan jasa.

Setelah menunggu lebih dari satu bulan, akhirnya pengumuman kelulusan dimuat pada web site Bappenas. Pengumumannya dapat dilihat disini.

Dari 118 peserta, yang lulus berjumlah 9 orang dan Alhamdulillah saya masuk dalam salah satu peserta yang lulus itu, Dan Alhamdulillah lagi, saya berhasi memperoleh L4, artinya, sertifikat berlaku selama 4 tahun dan setelah 4 tahun akan diperpanjang tanpa mengikuti ujian lagi🙂

Mudah-mudahan saya dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tujuan dari sertifikasi ini🙂

14 Balasan ke Sertifikat Pengadaan

  1. sri sukmawati mengatakan:

    Wah hebat pak khalid. Minggu depan Insyaa Allah saya dikirim untuk ikut pelatihan sertifikasi pengadaan + ujiannya. Tolong pak kasih saya tips / kiat untuk menyelesaikan ujiannya. Komplit ! makasih ya pak…. Oh ya , bales ke email saya aja ya. Ya..ya…ya…

  2. khalidmustafa mengatakan:

    Tipnya sederhana kok…jangan buru-buru untuk mejawab. Pikirkan setiap soal baik-baik, setiap kalimat dan bahkan setiap kata.
    Banyak banget tipuan dalam soalnya. Misalnya tentang jenis penyampaian dokumen dan evaluasi serta kontrak.

    Kadang soal seperti mengarah ke evaluasi sistem gugur, eh, diakhir soal ditanyakan evaluasi sistem nilai. Jadi yang cepat-cepat akan menjawab salah🙂

  3. […] (Bagian I: Pengertian Umum) Banyak rekan yang menghubungi saya setelah tulisan tentang sertifikasi pengadaan di blog ini saya masukkan yang menanyakan tentang proses pengadaan di instansi pemerintah. Juga ada […]

  4. chandra mengatakan:

    Ass….

    Mas… sy udah lulus sertifikasi diatas tahun lalu, namu sampai hari ini sertifikatnya gak kunjung datang ke saya, anda punya saran ?

    Wasalam

  5. khalidmustafa mengatakan:

    Ditempat saya, sertifikatnya diantar langsung oleh panitia pelaksanan sertifikasi. Jadi sepertinya tim Bappenas mengirimkan sertifikat tersebut kepada panitia dan panitia yang mendistribusikan kepada peserta.

    Coba bapak menghubungi panitia penyelenggara.

    Atau, kalau hendak menghubungi Bappenas langsung, dapat menghubungi Tim Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah c.q. Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Publik, Bappenas. 021-31936207 ext 531,649,557,538 dan 021-31934247 Fax: 021- 3101924

  6. sri sukmawati mengatakan:

    Makasih pak. Sukses untuk panjenengan. Do’ain saya yaaaa……..

  7. idham mengatakan:

    woogh pantes disebut pejabat s***g sama si Doktor Gila pak😀 ternyata memang cikal bakal pejabat neh😀 selamat2 tinggal S2 luar negeri trus jadi Ka. Sub Bag Data 1 aajajajajajajaj

  8. wancik mengatakan:

    Salam kenal..
    Pak Khalid, saya juga punya sertifikat tapi cuma L2 n udah lama kira-kira tahun 2006, juga sertifikat tersebut belum pernah saya gunakan karena dulu katanya belum wajib dan sampai sekarang masih belum juga karena persyaratannya selalu di undur terus hehehe… . Apalagi skarang saya nyambung sekolah lagi dan kurang mengikuti perkembangan tentang sertifikasi ini. Apa sertifikat saya masih berlaku ya? terima kasih atas penjelasannya.

    nb: Tolong kalau ada pembahasan tentang pengadaan jasa konstruksi mungkin sangat membantu sekali untuk saya

  9. khalidmustafa mengatakan:

    @sri, semoga sukses yah…

    @idham, hehehe…S2nya dalam negeri aja dah, gak repot😉

    @wancik, memang benar bahwa sertifikat tersebut belum dimanfaatkan maksimal, seiring dengan perubahan kebijakan , cuman dengan adanya sertifikat tersebut artinya bapak sudah menjadi salah seorang tenaga ahli pengadaan nasional. Coba cek di situs Bappenas mengenai data bapak, apa sudah terdata sebagai tenaga ahli apa tidak.
    Untuk jasa konstruksi, secara umum tetap berdasar pada Kppres 80 2003 dan semua perubahannya. Cuman memang ada beberapa hal yang cukup spesifik, seperti IUJK, Jangka waktu, Jaminan pemeliharaan dan lain-lain. Intinya, di buku Keppres dan penjelasannya, sudah cukup jelas sih, tinggal penafsirannya aja yang memang berjenis-jenis😀

  10. edward mengatakan:

    salam

    saya mau menanyakan tentang sertifikat pengadaaan barang yang baoak miliki, saya ada kerjaan pengadaan barang tetapi, orang itu meminta sertifikat pengadaan barang tetapi saya tidak punya itu, pertanyaannya apakah bapak bisa membantu saya. kalau bisa tolong balas ke japri qu terima kasih daeng

  11. khalidmustafa mengatakan:

    @Edward, yang meminta itu siapa pak ? Dan apa peranan Bapak ? Apakah sebagai pengguna barang/jasa atau sebagai penyedia barang/jasa ?

    Kalau penyedia barang/jasa, tidak ada kewajiban untuk memiliki sertifikat, tetapi untuk pengguna barang/jasa sesuai Keppres No 80 Tahun 2003, panitia berkewajiban memiliki sertifikat ini. Namun, sesuai dengan sesuai Surat Edaran Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas No. 0021/M.PPN/01/2008 Tanggal 31 Januari 2008, maka sertifikat pelatihan/bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa, untuk sementara, sampai tanggal 31 Desember 2008 dapat diberlakukan sebagai sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa.

    Mudah-mudahan dapat membantu…

  12. ipung mengatakan:

    Pak Khalid, saya bbrp hari lg mau ikut bintek pengadaan barang & jasa, jujur aja saya msh bingung apa saja yang mesti saya pelajari utk persiapannya. dan kasih tahu dong gimana bentuk soal dan trik menjawabnya. thank’s

  13. heldi mengatakan:

    Salam Kenal pak khalid,
    Mau bertanya, kalau kita ingin mengikuti ujian sertifikasi ahli pengadaan daftarnya kemana yah?
    Saya sudah bersertifikat L-2 dan masa lakunya sudah habis tahun kemarin, dulu saya mengikuti ujian diakomodasi oleh BKD, namun pada tahun ini saya ingin mengikutinya secara pribadi, ada informasinya dimana saya bisa mengikuti ujian kembali, siapa tahu bisa dapat L-5 nih hehehehe mimpi kali🙂
    btw, sama-sama “penggemar” pengadaan; tukeran link (blogroll) donk pak, saya add blognya di referensi blog saya.
    terima kasih sebelumnya

    heldi

  14. ANDI JAYA ST, MT mengatakan:

    klu pegawai honor pemda bisa nggak ikut sertifikasi pengadaan barang dan jasa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: