Pencoreng Korps PNS ?

Tulisan ini saya buat sesaat setelah email yang bersubjek sama  masuk ke Inbox saya dari milis dikmenjur. Untuk melihat isi emailnya, silakan klik disini.

Pada email tersebut terdapat sebuah link yang menuju blog RT/RW Net Malang dan sebuah link ke situs Youtube yang memperlihatkan PNS yang dimaksud secara jelas. Silakan klik disini untuk melihat secara langsung.

Rupanya, permasalahan utama adalah seorang pengemudi yang ugal-ugalan di pintu tol sehingga perusak kaca spion dari penulis. Nah, kebetulan pengemudi tersebut seorang PNS (dibuktikan dengan pakaian PNS yang dikenakan) dan kebetulan juga mengendarai mobil dinas berplat merah 🙂

Dari cerita ini terlihat bahwa yang berbuat adalah seorang “oknum” PNS, dimana karena kekuranghati-hatian dalam mengemudi, malah merugikan orang lain.

Disisi lain, kalau kita mengamati kondisi lalu lintas di Jakarta, dengan pola dan gaya berkendara yang seperti tidak memiliki aturan, maka boleh jadi jauh sebelum tulisan dan video itu, telah ada ratusan dan ribuan contoh-contoh lainnya, sehingga kalau ditulis akan menjadi “Pencoreng korps pegawai swasta”, “Pencoreng korps anak sekolah”, dan yang pasti paling banyak adalah “Pencoreng korps angkutan umum.”

Miris juga melihat pola berkendara di Jakarta ini, dimana angkot menjadi raja jalanan dan motor yang menjadi preman jalanan.

Setiap hari, setiap jam, ada saja kecelakaan lalu lintas yang terjadi, baik itu membawa korban jiwa atau membawa korban materi. Dan semua itu terjadi baik karena alam, kondisi kendaraan maupun manusianya.

Jadi, kembali ke laptop…eh…topik….

Kejadian itu murni kecelakaan, dan kebetulan pelakunya adalah “Oknum PNS”, jadi mari kita mendudukkan permasalahan kepada yang sebenarnya…

Iklan

3 Responses to Pencoreng Korps PNS ?

  1. Fadli Eka yandra berkata:

    Kebiasan ini tidak hanya pada PNS saja, banyak pejabat dan pihak TNI/Polri yang bertindak zalim kepada orang lain yg mereka anggap lemah, jadi budaya orang penting yg merasa (padahal bukan) kebal hukum sudah berlangsung lama di Indonesia raya ini, padahal abdi negara semestinya tidak berperilaku begitu, makanya pada rebutan jadi pajabat (penjahat), jadilah kepentingan kelompok menjadi kepentingan Politik, semoga bagi mereka/oknum yg berlaku tidak pada tempatnya (menzalimi hak orang lain) bisa dibukakan hatinya dan sadar bahwa mereka juga punya keluarga/famili dan akan tidak enak kalau dapat perlakuan yang sama, semoga pejabat kita dan orang-2 yg jadi panutan di masyarakat bisa memberikan tauladan yg baik, amin

    Makasih atas tanggapannya pak…memang kalau kita lihat sebuah jabatan kadang dianggap sebagai “alasan” untuk memandang rendah pihak lain. Tapi kadang lupa bahwa sebenarnya sebuah jabatan itu justru seharusnya untuk “melayani” orang lain 🙂

  2. om_parcom berkata:

    Hm…saya rasa…itu bukan karena PNS nya…., hanya kebetulan pelakunya berpakaian PNS…, tentu saja bisa terjadi kepada semua orang…, loose control bisa saja terjadi, baik disengaja maupun tdk. Yang saya tidak habis pikir itu yang ngambil jardiknas main se’enaknya saja…asal main tabrak saja malah sambil rampok rintisan orang lain….Apa itu TUPOKSI juga…?

    hahaha, yang pertama setuju, itu memang kecelakaan, dan sayangnya yg melakukan adalah oknum yg sedang menggunakan pakaian dinas dan mobil dinas…masalah yang kedua no comment dah…. 🙂 Semua dah tau jawabannya kok 🙂

  3. hendri berkata:

    Selamat Siang Info yang kami dapat sangat membantu, namun ada sedikit pertanyaan tentang panitia pengadaan yg di katakan Min 3 orang .saya selaku pengusaha ada beberapa instansi yg hnya memiliki panitia pengadaan 2 orang 1 kepala dan 1 nya lagi sebagai pemberi pekerjaan untuk setiap rekanan dalam artian satu kepala bagian pengadaan dan satu panitianya ( pemberi pekerjaan ) mohon masukanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: