Memilih Dokumen atau Memilih Penyedia dan Barang/Jasa?

8 April 2014

Pengadaan barang/jasa pemerintah adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa yang prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh barang/jasa.

Kalimat ini merupakan penggalan Pasal 1 Ayat 1 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perubahannya dan merupakan defenisi mendasar mengenai pengertian pengadaan barang/jasa.

Dari kalimat tersebut amat jelas terlihat bahwa tujuan utama dari pengadaan barang/jasa adalah diperolehnya barang/jasa yang sesuai dengan kebutuhan Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)/Institusi (K/L/D/I), yang telah direncanakan sebelumnya.

Namun, sesuai dengan konsep dasar pengadaan, barang/jasa yang baik harus pula disediakan oleh penyedia barang/jasa yang baik sehingga dikenal istilah Kualifikasi yang merupakan penilaian terhadap kompetensi atau kemampuan penyedia barang/jasa dalam menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan.

Berdasarkan konsep tersebut, maka dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, ada 2 hal yang dipilih, yaitu barang/jasa itu sendiri serta penyedia barang/jasa yang berbentuk badan usaha atau perseorangan.

Baca Lanjutannya >>

Iklan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

18 Agustus 2012


Paradigma Customer Satisfaction menuju Customer Success

9 Mei 2010

Saat ini sudah sering terdengar istilah Customer Satisfaction atau Kepuasan Pelanggan sebagai tujuan dari sebuah layanan institusi atau perusahaan.

Kepuasan pelanggan memiliki tujuan agar setiap program yang dilaksanakan menghasilkan keluaran (output) yang sesuai standar sehingga pelanggan menjadi puas.
Kepuasan adalah tujuan akhir dari berbagai program tersebut sehingga berbagai upaya dilakukan agar hasil akhir sesuai dengan tuntutan pelanggan.

Namun, hari ini, paradigma tersebut mulai bergeser lebih jauh, karena dengan tujuan akhir hanya sekedar “kepuasan pelanggan” sudah tidak memenuhi lagi.

Mengapa ?

Baca Lanjutannya >>


Jangan paksa kami untuk berbaris pak…

18 April 2010

Hari Senin, tanggal 12 April 2010, saat melaksanakan “ritual” pagi yaitu sarapan sambil membaca Harian Kompas, saya tersentak membaca sebuah berita yang tertulis pada Halaman 5 dengan judul berita “Perjalanan Presiden: 470 Kilometer yang menyemangati…” khususnya membaca paragraf terakhir dari tulisan tersebut yang menuliskan “Di mata Presiden, pelajar yang menyambutnya itu dimaknai sebagai semangat generasi muda yang gigih menatap masa depan. ‘Kemarin, saya jalan dari Surabaya ke Malang. Hujan lebat dan sepanjang jalan berdiri pelajar SD, SMP, dan SMA serta pendukung tim sepakbola Arema. Saya terkesan dengan semangat mereka yang tinggi,’ kata Presiden.”

Ya ampun…sontak saya mengerutkan kening dan berpikir, amat tidak pantas justru bangga melihat siswa-siswi kita yang tugasnya belajar malah meninggalkan ruang kelas hanya untuk melambaikan bendera di pinggir jalan di tengah hujan deras :(

Saya jadi ingat cerita sejenis pada tahun 1988 yang saya alami sendiri. Waktu itu saya masih kelas 5 di SD Negeri Mangkura 1 Ujung Pandang. Karena akan ada kunjungan “pejabat” tinggi di sekolah, maka kami diminta untuk bersiap menyambut pejabat tersebut.

Baca lanjutannya >>


Percobaan Penipuan melalui SMS

7 Maret 2010

Sedang asyik merapikan tulisan pada blog hari ini, kemudian browsing kesana kemarin, tiba-tiba sms masuk pada HP saya.

Melihat nomor yang masuk, tidak ada pada address book, akhirnya saya baca sms-nya:

“XL Promo (818) Point Voucher Belanja Rp. 20 Jt resmi diberikan U/pemilik NO. 0817xxxxxxx PIN-03b2010 U/info hub ktr EXCELCOMINDO (021) 45776617 (021) 45776618″

Kontan saya tertawa, dan langsung mengambil kesimpulan bahwa ini adalah percobaan penipuan. Bagaimana nih, masak buaya mau dikadalin :)

Baca entry selengkapnya >>


Inovasi Tanpa Batas

6 Maret 2010

Acara Kick Andy malam ini (Jumat, 5 Maret 2010) terasa berbeda, bukan hanya karena jauh hari sebelumnya sudah diinfokan oleh rekan-rekan di SMKN 1 Surabaya, atau email dari Direktur SEAMOLEC untuk menyempatkan menonton, tetapi juga karena ini adalah tampilan pertama salah satu hasil didikan SEAMOLEC pada acara yang dipandu oleh Andy F. Noya.

Tema malam ini adalah “Inovasi Tanpa Batas” yang menyingkap temuan-temuan aplikasi dalam bidang Software dan orang-orang yang berada di dalamnya.

Salah satu yang tampil pertama kali adalah kelompok “Putri Petir” yang membuat baju khas untuk bermain game “Tari Saman” dengan mengacu kepada game Ayo Dance.

Tampilan kedua adalah  kelompok pemuda   yang menciptakan aplikasi yang mampu mengontrol komputer hanya dengan gerakan mata. Aplikasi ini bernama “Eye BPod”. Melalui aplikasi ini, maka orang yang memiliki keterbatasan fisik, utamanya tangan, tetap mampu untuk mengoperasikan komputer.

Tampilan ketiga adalah pembuat game angklung heroes & nusa challenge, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia melalui game. Angklung heroes  adalah game yang memainkan angklung dengan berbagai ragam lagu daerah, sedangkan nusa challenge merupakan game/quiz yang memperlihatkan ciri khas kebudayaan di Indonesia. Kedua game ini dapat ditemui dan dimainkan di Facebook.

Baca Entry Selengkapnya >>


Telemedicine, apakah dapat diterapkan di Indonesia ?

12 Desember 2009

Latar Belakang

Di sebuah ruang kecil yang cukup nyaman, dengan monitor LCD 42”, seperangkat komputer personal (PC), beberapa kursi yang diatur cukup rapi, kami duduk mendengarkan penjelasan dari seorang staf teknis dan didampingi seorang dokter.

Tiba-tiba pada layar tertulis “Incoming Call” dan sejurus kemudian muncul tampilan wajah seorang dokter dan seorang ibu-ibu setengah baya di monitor tersebut. Pria yang melayani kami segera menyapa dokter yang melakukan panggilan telekonferensi itu dan dijawab dengan permintaan dalam bahasa Inggris yang cukup lancar, agar dia dapat dipertemukan dengan dokter ahli penyakit dalam.

Kebetulan yang menemui kami selain staf teknis tersebut adalah seorang dokter ahli bedah jantung, sehingga dijanjikan akan segera dipanggil dalam waktu 3 menit.

Baca entry selengkapnya >>